Kamis, 08 Mei 2014

diambil dari :
http://pisaindonesia.wordpress.com/page/2/

Sudah tidak saatnya untuk menyalahkan Ujian Nasional (UN) yang semakin tidak menentu orientasinya bagi siswa, lebih umum lagi pendidikan di Indonesia. Meskipun, opini Marihot Manullang  yang menyatakan bahwa siswa kita belajar di sekolah bukan untuk pintar, tetapi belajar untuk bisa lulus UN. Sederhana kan? Lantas sejauh mana signifikansi UN dalam perbaikan mutu pendidikan di negara ini? (http://hariansib.com/?p=106204).  Bahkan, ada isu bahwa Ujian Nasional khusus untuk SLTA lebih berorientasi untuk menentukan siswa lulus atau tidak lulus, dan kononnya untuk mengukur kemampuan akademis siswa sebagai syarat masuk ke Perguruan Tinggi (http://www.sman1-tpi.sch.id/component/content/article/1-latest-news/157-perlu-reorientasi-un.html).
Lalu untuk apa mereka (siswa) belajar di sekolah, mereka (para guru) mengajar di sekolah. Apakah hanya terbatas pada guru membantu siswanya lulus UN atau lulus diperguruan tinggi favorit mereka. Orientasi untuk bangsa dan negaranya, mana? Nah, orientasi UN yang ditetapkan oleh pemerintah sebenarnya diperuntukkan pada hal apa dan bagaimana?
Sudah saatnya masyarakat dan pemerintah untuk tahu, siswa belajar di sekolah untuk membantu perubahan diri mereka sendiri dan juga negara dimana mereka hidup dan mati. Oleh karena itu, UN sebaiknya bukan sebagai suatu penentu akhir masa depan siswa. Tetapi, UN menjadi penentu akhir masa depan bangsa ini.
Menarik untuk dipikirkan, Programme International Student Assessment (PISA) merupakan inspirasi banyak negara maju di dunia yang tergabung dalam suatu organisasi, disebut OECD. Melalui PISA, pemberian pendidikan ke dalam 3 aspek, yaitu matematika, sains, dan membaca, diharapkan mampu membantu para siswa (generasi masa depan) untuk memikirkan masalah bangsa dan negara, serta dunia. Sehingga mereka belajar atau lulus UN berorientasi pada bukan hanya siswa tersebut menjadi pintar, tetapi juga karena ide, solusi, dan usaha mereka sehingga negara mereka akan menjadi makmur dan sejahtera.

Untuk memfasilitasi diseminasi internasional yang efektif terhadap hasil dari data yang terkumpul tahun 2000, 2003, dan 2006 dan untuk mendukung analisis selanjutnya terhadap data, PISA menyediakan daftar produk dan bahan berikut.
Bahan ini diatur berdasarkan kategori setiap siklus.
§  2000
§  2003
§  2006
§  2009

PISA menargetkan seberapa banyak siswa yang mendekati akhir pendidikan dasar telah mendapatkan beberapa pengetahuan dan keterampilan yang esensial untuk terlibat sepenuhnya di masyarakat. Untuk seluruh siklus, domain bacaan, melek matematika dan sains tidak hanya mencakup penguasaan kurikulum sekolah, tetapi hal penting seperti pengetahuan dan keterampilan yang dibutuhkan ketika beranjak dewasa. Info selanjutnya
Dalam siklus PISA 2003, ranah tambahan dari pemecahan masalah diperkenalkan untuk melanjutkan ujian kompetensi lintas kurikulum. Metode Penilaian

BACA JUGA YG SATU INI ….
Meski sudah kadaluwarsa TETAPI … ANDA PASTI TERKEJUT .. JUT .. JUT ... coba saja


http://news.detik.com/read/2014/02/08/153124/2491125/10/1/ri-terendah-di-pisa-wna-indonesian-kids-dont-know-how-stupid-they-are

Rabu, 20 Maret 2013


 I L U S T R A S I 

AMURUDIN WIDODO adalah anak kelas 9 bhineka, absen 26, nis 4455 no ujn 01.218.222

yang dilakukan amir untuk Ujian Praktik adalah :
1. membuat e-mail dengan nama : ixbhineka_amirudinwidodo_duaenam@yahoo.co.id
2. mencari artikel tentang dunia penerbangan dan di simpan dengan MS.Word 2007
3. mencari gambar berwarna dari dunia penerbangan (gambar pesawat) dan disimpan
4. membuka kembali jendela e-mail yang telah dibuat
5. memilih tulisan "tulis" / write pada menu pembuatan e-mail
6. menuliskan di pesan :
     Nama : Amirudin Widodo
     Kelas : IX Bhineka, Absen : 26, NIS, 4455, No Ujian : 01.218.222
7. click icon clip di kiri atas jendela dan memilih file documend dunia penerbangan yg
     telah disimpan, lalu open
    click icon clip yg ke-2 dan memilih gambar pesawat yg telah disimpan, lalu open
8. memilih tulisan "kirim" / send
9. melihat pada kotak e-mail terkirim (sudah terkirim atau belum)
10. jika sudah melapor ke Pak. Nanang dan tanda tangan .... Alhamdulillah selesai

HASIL YANG AKAN DIPEROLEH
1. JIKA BENAR sesuai perintah maka email akan terkirim sbb :
     

















SCOR UJIAN PRAKTIK = 95

2. JIKA SALAH tidak sesuai perintah atau kurang jumlah lampiran atau yg lain maka HARUS
     ikut ujian ke-2 pada saat semua peserta telah selesai / pulang sekolah
     SCOR UJIAN PRAKTIK KE-2 = 85 (maksimal)

3. JIKA SALAH LAGI harus ujian KE-3  dengan didampingi guru penguji hari pada hari
     Senin, 25 Maret 2013 pulang sekolah ( 13:00 WIB )
     SCOR UJIAN PRAKTIK KE-3 = 75 (maksimal)

Rabu, 13 Februari 2013


UJIAN PRAKTIK 2013    ( waktu hanya 45 menit )

  1Buatlah sebuah alamat e-mail pribadi dengan ketentuan sebagai berikut :
a.   a.    Nama e-mail  (kelas)_(nama)_(nomor absen)  lihat contoh :
              ixbhineka_nanangwidodo_duaenam@yahoo.co.id

      b.    Pasword antara 8 – 15 karakter, lihat contoh :
              abc 123 abc

  2. Ambillah (download) data dari internet sebuah artikel dengan isi minimal 10 alinea dan sebuah gambar berwarna dengan ketentuan sebagai berikut :
      a.  Nomor ujian praktik terakhir ganjil  1, 3 dan 5 tentang lingkungan hidup
      b.  Nomor ujian praktik terakhir ganjil  7 dan  9 tentang teknologi informasi
      c.  Nomor ujian praktik terakhir genap 2, 4 dan 6 tentang dunia Penerbangan
      d.  Nomor ujian praktik terakhir genap 8 dan 0 tentang dunia offroad

  3. Kirimkan pesan dengan isi lampiran artikel dan gambar (hasil download) ke alamat e-mail  :  
      ujianpraktik_ekasakti@yahoo.co.id

Isi pesan sebagai berikut :
Nama : Nanang Widodo
Kelas : IX Bhineka, Absen : 26, NIS : 4379, No Ujian : 01.218.170
( Lampirkan artikel & gambar )


Kamis, 31 Januari 2013

Hacker dan Cracker pada Keamanan Data

Dewasa ini ancaman terhadap sistem komputer ataupun data yang tersimpan didalamnya semakin banyak baik dari sisi kualitas maupun kuantitasnya. Sistem komputer yang terkoneksi ke jaringan lebih rentan terhadap ancaman keamanan sistem komputer. Baik yang terkoneksi ke jaringan internet dan jaringan intranet sama sama akan menjadi target serangan dari pihak yang kurang bertanggungjawab.

Ancaman dan serangan pada sistem komputer atau data yang tersimpan didalamnya, biasanya datang dari oknum yang disebut hacker dan cracker. Apa beda hacker dengan cracker? Kalau boleh disimpulkan, sebenarnya hacker adalah para programmer yang “sangat senang” mengutak utik perangkat lunak terutama perangkat lunak pengamanan jaringan.
Software –software pengaman jaringan merupakan tantangan yang menarik untuk mereka taklukan. Bagi seorang hacker, bisa menembus firewall, access keys atau password merupakan daya tarik yang demikian besar untuk ditembus.

Ada dua jenis hacker yang dibedakan dari tujuan mereka melakukan otak atik. Yang memiliki tujuan hanya untuk memuaskan kemampauan programmingnya dalam menaklukan “rintangan jaringan” disebut White Hacker. Sedangkan yang mempunyai niat jahat dengan mencuri atau merusak data yang ada dalam komputer yang berhasil disusupinya disebut dengan Black Hacker.

Terus kalau cracker ? Cracker dipastikan mempunyai niat jahat. Mereka adalah orang-orang yang menembus pertahanan keamanan sistem komputer untuk merusak, mencari keuntungan pribadi dan merugikan pemilik sistem computer.

Rabu, 07 November 2012

liburan bersama keluarga ke jogja 4 november 2012 di pantai sundak 2 km sebelah timur kukup